Wednesday, November 6, 2013

Kain Kehormatan

Rupamu sungguh memanjakan
Setia pada kearifan dan kesahajaan
Meliuk-liuk goresanmu oleh tangan malikat
Yang ikhlas bersama detakan samudra

Hati berbunga dalam balutanmu
Bagaikan raja Matram bersamamu
Karna kaulah kain kehormatan kami
Tak ternilai nestapa perih, dengan air terjun keringat ini

Dan negeri para pemulung 
Memboyongmu temani
Mencabik hati suci pertiwi
Ruhi pagi yang memancar kelabu

Tapi tak kan melangkah pergi
Menghapus waktu yang terjalani
Bersama jiwa raga pertiwi
Bahkan pagi, siang dan sore menyeru pertiwi
Untuk hapuskan hitam malam yang kau pecahkan sepi

Tak rela hati
Tak rela jiwa
Tak rela tanah, mentari, dan pelangi, berkata:
Lestari Batikku
Kan kujaga hingga terpatri kuat di jiwa

0 comments:

Post a Comment